Aegiser jumpa lagi dalam artikel yang mengupas esports lebih dalam. Kali ini Aegis akan membahas aspek-aspek apa saja yang harus dimiliki suatu game agar game tersebut mempunyai potensi sebagai esports games.

Kompetitif - pernah main harvest moon? harvest moon adalah game single player role playing dan simulasi seorang petani yang baru saja datang dari kota. Dengan skenario single player dan simulasi ini pemain hanya bertanding dengan dirinya sendiri.

Satu lagi, game setipe dengan harvest moon, dimana tidak ada input atau mekanik yang kompleks pastinya antara satu player dengan player lainnya tidak akan mengetahui perbedaan skill level mereka. Sehingga tidak ada motivasi internal untuk menjadi yang paling hebat dalam game tersebut.

Viewership - game yang layak dijadikan esports adalah game yang mempunyai viewerbase yang besar. Salah satu kriteria viewerbase yang besar adalah game tersebut harus nyaman untuk ditonton. Penonton dapat memahami aksi dan input yang dikeluarkan oleh playernya sehingga aksi tersebut dapat dengan mudah tertangkap secara visual.

Viewership juga ada hubungannya dengan game tersebut apakah pertandingan 1v1 atau tim. Sampai saat ini game-game esports yang populer seperti Fortnite, League of Legend, DOTA 2 dan CSGO adalah game yang mempertandingkan 5 orang melawan 5 orang. Pertandingan tim sangat menarik untuk ditonton karena banyak momen memorable yang bisa dipertontokkan dalam suatu pertandingan

Funding - Selain passion apa saja sih yang membuat pemain semangat untuk bertanding? Jawabannya adalah uang. Uang yang disuntikkan ke dunia esports dapat membantu ekosistem esports didalamnya berjalan dengan baik. Mulai dari tim, event organizer, sponsorships, peripheral, brand non endimek, dan juga talents.

Ingat kompetisi DOTA 2 yang pertama, The International 1. merupakan awal memorable Valve dimana Valve mengeluarkan prizepool sebesar 1 juta USD untuk tim-tim yang bermain di kompetisi itu. Ingat, waktu itu Dota 2 masih di fase beta. Mulai dari sini Valve sangat konsisten dalam menggandeng komunitas dan meningkatkan production value dari turnamennya. Hingga saat ini The International Dota 2 menjadi salah satu turnamen besar Esports yang mempunyai prizepool sebesar 30 juta USD.

Itulah 3 aspek penting menurut Aegis yang bisa menentukan apakah game bisa menjadi esports atau tidak. Apakah ada aspek lain yang menurut kalian perlu dipertimbangkan agar game tersebut bisa populer dan menjadi esports?


Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

Website : www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook : @aegis.id

JOIN OUR DISCORD CHANNEL! https://discord.gg/hxvZxvG