Usai perhelatan The International 2019, Valve langsung memperkenalkan Dota Pro Circuit untuk periode 2019/2020. Berbagai perubahan peraturan dilakukan agar persaingan antar tim Dota 2 dunia yang semakin kompetitif.

Sekedar informasi, Dota Pro Circuit merupakan rangkaian turnamen resmi Dota 2 dari Valve dan berlangsung selama 9 bulan. Setiap turnamen Dota Pro Circuit memperebutkan poin yang menentukan tim yang berhak lolos langsung ke The International 2020.

Hanya 12 tim dengan poin tertinggi yang berhak lolos, sedangkan tim yang lolos harus berjuang dari kualifikasi regional

Berikut berbagai informasi mengenai Dota Pro Circuit 2019/2020:

Jadwal Turnamen DPC 2019/2020

Sama seperti Dota Pro Circuit periode sebelumnya, terdapat 10 turnamen yang diadakan yang terdiri dari 5 turnamen minor dan 5 turnamen major. Turnamen pembuka akan diadakan pada 7-10 November 2019 dan berakhir pada 20-28 Juni 2020 yang menjadi penutup rangkaian Dota Pro Circuit.

Untuk jadwal turnamen, kalian bisa melihat dibawah ini:

Seperti yang dilihat, baik turnamen minor dan major memperebutkan total hadiah yang sama dengan periode sebelumnya. Untuk turnamen minor memperebutkan hadiah $300 ribu (sekitar Rp4,2 miliar) dan turnamen major memperebutkan hadiah $1 juta (sekitar Rp14 miliar).

Jadwal Kualifikasi Regional

Sistem kualifikasi Dota Pro Circuit periode sekarang mendapat perubahan dari segi jadwal. Kalau periode sebelumnya terdapat kualifikasi terpisah antara turnamen minor dan major, saat ini kualifikasi digabung menjadi satu.

Diharapkan dengan kualifikasi menjadi satu dapat menambah waktu untuk istirahat, dan waktu untuk mengurus visa yang lebih panjang untuk tim yang akan bertanding berhasil lolos ke turnamen minor.

Sumber: StarLadder Dota 2

Berikut jadwal kualifikasi turnamen Dota Pro Circuit 2019/2020:

Kualifikasi 1: 5-10 Oktober 2019

Kualifikasi 2: 1-6 Desember 2019

Kualifikasi 3: 9-14 Februari 2020

Kualifikasi 4: 29 Maret-3 April 2020

Kualifikasi 5: 17-22 Mei 2020

Terdapat 3 tahap selama babak kualifikasi turnamen Dota Pro Circuit. Berikut tahapan-tahapannya:

Tahap 1 : Terdapat 10 tim yang bertanding di tahap ini yang terdiri dari 8 tim yang mendapat poin DPC tertinggi dan 2 tim dari kualifikasi terbuka. Jika tidak ada tim yang mencukupi poin DPC, Valve akan menentukan pembagian slot yang tersisa.

Terbagi menjadi 2 tim yang masing-masing diisi 5 tim. Semua tim akan bertemu satu sama lain dan bertarung menggunakan format best of two. Hanya 2 tim di setiap grup yang berhak lolos ke tahap kedua dan tim yang meraih peringkat ketiga lolos ke tahap ketiga.

Jika kualifikasi regional memiliki slot 3 major dan 2 minor, tim yang meraih peringkat 4 lolos ke tahap ketiga.

Tahap 2:

Tahap ini memakai sistem double elimination dimana tim yang kalah masih memiliki satu kali kesempatan untuk bertandingkan. Kualifikasi ini diikuti 4 tim yang lolos dari tahap pertama. Hanya 2 atau 3 tim yang berhak lolos ke turnamen major. Sedangkan tim yang kalah berhak lolos ke tahap ketiga.

Tahap 3:

Sama seperti tahap kedua, sistem yang digunakan memakai double elimination. Hanya 1 atau 2 tim yang berhak lolos ke turnamen minor.

Sistem Poin Dota Pro Circuit 2019/2020

Poin dari turnamen Dota Pro Circuit periode sekarang mendapat sedikit peningkatan dari sebelumnya. Untuk turnamen minor, poin yang diperebutkan mencapai 660 poin dibandingkan 500 poin. Sedangkan turnamen major masih sama dengan periode sebelumnya yaitu memperebutkan 15000 poin.

Tidak hanya itu, tim yang tersingkir dari kualifikasi regional juga mendapatkan poin. Tim yang tersingkir di tahap 1 mendapat 10 poin dan tim yang tersingkir di tahap 2 mendapat 20 poin.

Itu tadi informasi mengenai sistem Dota Pro Circuit 2019/2020. Akankah dengan perubahan sistem, tim Dota 2 Indonesia bisa lolos ke turnamen major atau bahkan bisa langsung lolos ke The International 2020? Kita tunggu saja.

Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook: @aegis.id