Dunia Dota 2 terhentak saat Danil “Dendi” Ishutin, pemain Natus Vincere yang sudah 9 tahun memutuskan untuk kemudian keluar dan berencana untuk membuat tim esports sendiri untuk perhelatan Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020. Namun membentuk sebuah tim olahraga termasuk tim esports, bukan merupakan hal yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan terutama dari segi pendanaan.

Bukan kali pertama tim esports terbentuk dari para pemain yang bahkan masih aktif bermain hingga sekarang. Berikut beberapa tim esports yang masih berjalan sampai saat ini dan mampu ekspansi ke game lain.

OG

OG merupakan tim dari Dota 2 yang baru-baru ini menjuarai The International secara beruntun dan merupakan back-to-back Champion sejak perhelatan yang dimulai pada 2011.

Member of Old OG, August 2015

OG sebelumnya terbentuk dari para pemain (monkey) Business yang terdiri dari Tal "Fly" Aizik, Johan "Notail" Sundstein, David "MoonMeander" Tan, Amer "Miracle-" Al-Barkawi, and Andreas "Cr1t-" Nielsen pada Agustus 2015.

Saat ini hanya tersisa Johan "N0tail" Sundstein yang menjadi satu-satunya pemain yang bertahan OG sejak awal terbentuk. Selain menjadi pemain, N0tail juga berstatus sebagai CEO dari OG. Selain Dota 2, OG juga memiliki Divisi Super Smash Bros yaitu James "Swedish Delight" Liu yang direkrut pada Mei 2018. Mereka juga bekerjasama dengan beberapa sponsor yang mengakui prestasi mereka seperti Redbull sebagai sponsor utama, SteelSeries sebagai sponsor equipment dan Socios sebagai aplikasi blockchain.

TEAM SECRET

Team Secret merupakan tim Dota 2 yang baru terbentuk seusai The International 2014 tepatnya pada Agustus 2014. Tim ini terdiri dari pemain-pemain yang merupakan playmaker pada tim mereka sebelumnya seperti Johan "BigDaddy" Sundstein dan Tal "Fly" Aizik yang berasal dari Fnatic. Gustav "S4" Magnusson dari tim TI 3 Champion, Alliance dan Clement "Puppey" Ivanov and Kuro "Kuroky" Takhasomi dari Na'vi. Tim yang disebut sebagai tim terkuat pada saat itu karena memiliki pemain berkualitas di semua lini.

Member of Old Team Secret, August 2014

Tim ini hanya menyisakan Clement "Puppey" Ivanov sebagai satu-satunya founder yang tersisa di tim sekaligus masih aktif sebagai pemain. Sekarang Team Secret menjadi tim esports yang cukup besar dengan merekrut pemain-pemain berbakat untuk mengisi line-up Divisi esports mereka seperti Age of Empire 2, CS:GO, Rainbow Six Siege, Street Fighter, Super Smash Bros. Melee, Vainglory dan
PUBGM

Meski berkali-kali melakukan pergantian pemain namun Puppey sang kapten akhirnya berhasil membawa Team Secret menjadi salah satu tim raksasa di Dota 2 saat ini setelah merekrut Zai dan Nisha pada September 2018 dan menjadi pemuncak DPC Season 2018/2019.

ASTRALIS

Astralis merupakan tim esports yang hanya memiliki satu divisi saja yaitu CS:GO. Tim ini terbentuk sejak Januari 2016 yang saat itu bernama Questionmark. Tim yang memiliki Full Danish Line-up, yaitu semua pemain dan manajemennya berasal Denmark ini memiliki keunikan yaitu pemain juga menjadi pemilik dari tim seperti OG dan Alliance. Bahkan tiga pemainnya yaitu Nicolai "dev1ce"Reedtz, Peter "dupreeh" Rasmussen, Andreas "Xypex" Højsleth dan juga Head-Coach mereka yaitu Danny "zonic" Sørensen merupakan orang-orang yang bertahan dari awal Astralis berdiri hingga sekarang.

Sumber: ESL Counter Strike

Mereka mampu membuktikan kemampuan mereka bahwa tidak perlu melakukan pergantian banyak roster dan tetap bermain seperti tradisi bermain Astralis, dengan menjuarai empat Major dan menjadi satu-satunya tim yang dapat melakukannya. Best Team of CS:GO right now! Tidak hanya itu, mereka sukses mempertahankan ranking 1 versi HLTV selama 406 hari atau lebih dari 1 tahun! Maka tak heran, Astralis dinobatkan sebagai Esports Team of the Year di ajang Esports Award 2018.


Nah, itu tadi 4 tim esports yang masih bertahan dan berprestasi hingga saat ini meski pemiliknya juga aktif sebagai pemain di tim tersebut. Akankah Danil "Dendi" Ishutin mampu membuat tim baru dan akan sesukses mereka kedepannya? Kita doakan saja yang terbaik itu Oppa Dendi!

Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook: @aegis.id