Siapa yang tidak mengenal Iceiceice, pemain offlaner kawakan asal singapura ini sudah sering sekali tampil di turnamen-turnamen dota level Tier 1 mulai dari The International, Starladder, ESL hingga hari ini di Epicenter. Pemain yang sekarang membela tim bernama Fnatic ini menceritakan persiapan fnatic menjelang TI dan juga sedikit komentar terhadap Team Liquid yang baru saja melakukan pergantian pemain dari Matumbaman menjadi W33.

Ice saat bermain di tim Zenith. Source : Dotablast


  • Hi iceiceice, Aku sudah mencari kamu beberapa kali hingga 5 major termasuk epicenter hari ini, tapi kamu selalu menolak interview. Ada apa ?
  • “Tidak ada yang berubah! Mereka (fnatic) memaksa aku!”
  • Apa kamu sebegitu tidak menyukai media ice?
  • “Bukan seperti itu, melainkan ketika aku menerima interview tiba-tiba akan ada banyak pertanyaan dan terkadang pertanyaan selalu berulang. Yang berujung pada akhirnya aku mengulangi hal yang sama lagi dan lagi.”
  • Apakah karena itu kamu menghindari press media ?
  • “Yes, itulah yang terjadi tahun lalu. Aku rasa aku tidak memberikan satupun interview kepada media tahun ini. Aku sembunyi dari semuanya (ketawa). Tapi, kemarin aku baru saja diberitahu bahwa Fnatic membutuhkan ini, maka akhirnya aku pun bersedia di interview. Singkat cerita, aku siap melakukan apa pun untuk tim.”
  • Mari kita beralih ke pertanyaan yang lebih serius, tahun lalu kamu di ban oleh Twitch karena menggunakan namamu. Semenjak itu, banyak sekali skandal terjadi. Menurutmu apa yang terjadi?
  • “Kalau kamu sadar, itulah yang dilakukan para offlaner. Lihat siapa saja yang melakukan itu? ‘Mind Control’, ‘Rotk’, ‘Kuku’, ‘7ckingMad’, dan aku. Kita semua offlaner!”
  • Kamu mengatakan bahwa kamu akan melakukan istirahat yang cukup Panjang setelah The International (TI) selesai, tapi setelah statement itu tetap kamu melanjutkan untuk bermain. Kapan kira-kira kamu akan berhenti bermain dota ?
  • “Aku butuh untuk memenangkan TI. Kalau itu terjadi, maka mungkin aku akan berhenti untuk melakukan istirahat setelah beberapa bulan. Tapi di satu sisi, aku rasa aku akan berhenti bermain bila aku merasa bosan”
  • Apakah kamu merasa bosan sekarang?
  • “Tidak, tidak bosan sama sekali. Tapi aku sedikit kecewa terhadap bagaimana Valve mengarahkan dota untuk berkembang. Aku tidak akan mengatakan sama sekali tentang itu, ini sedikit kompleks.”
  • Beberapa waktu lalu kamu mengatakan bahwa Dota 2 makin lama makin semakin simple dan kamu menyarankan untuk membuat Dota semakin kompleks. Tapi di satu sisi bila dota makin kompleks ada kemungkinan player akan semakin berkurang. Ada ide mengenai itu ?
  • “Pertama-tama yang terpenting adalah hilangkan ada timing untuk melakukan stack neutral. Adalah hal yang aneh menurutku bila kamu bisa menghitung akurat detik yang kamu lakukan untuk hit ke creep. Hal-hal kecil seperti itu membuat dota jadi semakin mudah, yang membuat kamu tidak perlu mengingat segala hal.”
  • Aku pikir maksudmu membuat dota jadi lebih sulit, seperti halnya memiliki hero seperti meepo. Apa kamu pikir kamu akan suka terhadap ide-ide seperti itu ?
  • “Aku tidak akan mengatakan bahwa Meepo adalah hero yang sulit. Dia cuman sedikit berbeda. Kalau kamu bermain Starcraft, maka bermain meepo adalah sesuatu yang normal bagi kamu.”
  • Bagaimana persiapan Fnatic menjelang Major ini (Epicenter)?
  • “Kita melakukan 2 minggu bootcamp untuk persiapan menjelang epicenter. Aku rasa kita cukup percaya diri untuk menunjukkan bahwa kami sedikit berkembang dibandingkan ketika bermain di Paris karena kita sangat benar-benar mempersiapkan untuk event ini. Semoga itu membantu!”
  • Kamu sudah lolos untuk TI. Apa kamu pikir EPICENTER hanya turnamen untuk mempertaruhkan gengsi?
  • “Tentu saja, dan juga uangnya (tertawa).”
  • Minggu lalu, Liquid memutuskan untuk mengganti MATUMBAMAN. Bagaimana pendapatmu tentang hal ini ?
  • “Aku tidak memahami kenapa para fans menganggap enteng berita ini. Terutama ketika Eternalenvy memutuskan untuk mengkick Gunnar. Setelah membuat mereka lolos ke Paris Major, semua orang mengatakan itu. Tapi kenapa hal ini bisa terjadi ? Kasus Era pun juga demikian. Aku tidak memahami kenapa begitu ini tentang Liquid dan Matumbaman hal ini menjadi diremehkan.
  • Bagaimana pendapatmu tentang pengganti Matumbaman, yaitu W33 terutama bermain untuk mid lane ?
  • “Aku tidak seberapa mengerti player seperti apa W33 itu. Aku tidak terlalu peduli, kita tidak pernah bertemu sebelumnya. Dia bermain bagus di Team Secret, dan juga setelah itu. Hanya itu yang aku tahu.
  • Bila kamu bertemu dengan Liquid, apa kamu merasa mereka semakin berbahaya?
  • “Aku tidak akan berkata bahwa mereka lebih lemah ataupun lebih kuat. Tapi yang jelas, mereka pasti akan menjadi tim yang berbeda dibandingkan dengan ketika masih ada Matumbaman”
  • “Kamu beberapa kali mengatakan bahwa kamu ingin membuat tim dengan EternalEnvy. Apa kamu menginginkan bermain dengan MATUMBAMAN juga ?
  • “Ya, ada waktu setelah TI aku ingin membuat sebuah tim. Tapi itu tidak terjadi, karena ternyata itu bukan hal yang nyaman untuk aku. Bermain bersama matumbaman adalah hal yang menarik, tapi kita pasti akan membutuhkan anak yang lebih muda untuk meng carry kita. Aku dan Matu sudah terlalu tua untuk memenangkan game sendiri hahaha.”

Begitulah hasil interview dengan Iceiceice, pemain yang dipuja karena kekuatannya dalam memicro hero di Dota 2. Iceiceice adalah salah satu pemain Dota 2 di Asia Tenggara yang disegani dan dihormati baik oleh kawan maupun lawannya diberbagai belahan dunia. Dukung terus Iceiceice dan Fnatic di The International dengan memberikan komentar di artikel ini ya gaes!

Translator : Dfs


Nah, buat kalian yang ingin ikut berkontribusi di dunia esports Indonesia yuk gabung sebagai coach atau content creator di Aegis? Gak kalah seru juga kalau kamu Ingin lebih jago di game favoritmu ? Yuk gabung dengan AEGIS, First Indonesia Educational Esports Platform!

Jangan lupa kunjungi kami di :

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

Website : www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook: @aegis.id