Setelah kekalahan pahit melawan Pain Gaming di Upper Bracket Finals, Alliance melakukan comeback dengan mengalahkan Pain Gaming dengan skor telak, 3-0 di Bo5 Grand Final dota 2 summit di Los Angeles tanggal 28 Juli kemarin.

Game 1 : Alliance dengan ultra stun line up

Gama 1 Grand final, Alliance tidak tanggung-tanggung langsung mengeluarkan best draft mereka dengan Micke menggunakan Sven, Taiga Dark Willow, Dan Insania Oracle berhasil mendapatkan first blood pertama mereka di series grand final mendapatkan 444 Grimstroke dari Pain Gaming.

Di awal game, Alliance mendominasi triplane melawan Magnus, Juggernaut dan Grimstroke. Namun, Pain Gaming tidak diam saja mereka melakukan gank di Dire’s Shrine atas dan membuat pertarungan 5v5 dimana mereka memastikan kematian Qojva Death Prophet dan Dark Willow dengan menukarkan hanya Grimstroke.

Masuk di menit 29, Alliance mengambil umpan dari Pain Gaming setelah Queen of Pain dari HFN, berhasil menyapu 4 orang. Namun sayangnya, Fresh BKB darri micke sven berhasil mendapatkan seluruh kill dari Alliance dan mendapatkan 4-0 wipe. Setelah itu teamfight demi teamfight berhasil alliance menangkan dan akhirnya mendapatkan kemenangan di game 1 di menit 37 dengan memimpin 20 ribu Networth.

Game 2 : Alliance berpesta

Sebelum bounty rune yang pertama muncul, Qojva death prophet, Boxi Centaur, Insania Oracle, Taiga Dark Willow dan Micke slark berhasil mem-popout sod dan menemukan Thiolicor Rubick untuk mendapatkan first blood dan mendapatkan permanen agility untuk Slarknya Micke. Start yang manis untuk Alliance.

Setelah itu, Alliance mendapatkan momentum demi momentum Alliance melakukan pushing ke Pain’s mid tower 2 dan mendapatkan Gyro dan Rubick. Setelah Buyback dari Gyro, Qojva’s Death Prophet memimpin alliance dengan berada di depan dengan aghanim scepternya yang baru. Big play dari Boxi, dengan mendapatkan 3-man hoof stomp di dekat tier 3 berhasil mendapatkan DP triple kill dan mendapatkan Team Wipe untuk Alliance.

Pahit pun harus dirasakan oleh Pain Gaming, setelah HFN QoP mengambil bait dari Pain dengan menggunakan bkb terlalu premature, setelah bkb nya hilang ia pun langsung mati seketika. Mati selama 74 detik membuat nya tidak memiliki buyback, hfn pun akhirnya mengetik “GG” yang berujung pada skor 2-0 Alliance setelah memimpin game 2 selama 34 menit.

Game 3 : Alliance Masuk ke TI dengan super seksi

Dalam pertarungan do-or-die game untuk tim yang berasal dari Brazil ini, Pain Gaming. Menggunakan draft terbaiknya, Axe, Crystal Maiden, Leshrac, Riki dan Naix signature mereka pun mereka keluarkan. 11 menit masuk ke dalam game, Pain berhasil memimpin networth yang cukup signifikan yaitu 2k networth. Namun, Alliance masih bisa melakukan catch up setelah Clinkz dari QOjva bisa mengatasi gank-gank yang dilakukan oleh Pain.

Alliance akhirnya bisa menang setelah, Alliance mendapatkan team wipe 4-0 yang berujung pada Pain Gaming mengetik GG setelah 28 menit di grand final dengan total skor 40-15 untuk Alliance dengan total networth 27 untuk Alliance.

Dengan menjuarai turnamen ini, Alliance berhasil mendapatkan hadiah sebanyak $42.000 USD, dimana cukup lumayan mengingat mereka juga akan mendapatkan hadiah setelah berhasil lolos ke TI di Shanghai besok agustus nanti. Sedangkan, Pain Gaming yang menjuarai kedua berhasil mendapatkan $24.500 USD. Congrats to Both Alliance dan Pain Gaming !!

Alliance yang pada musim awal belum tampil sebegini hebatnya akhirnya mulai menunjukkan tajinya, terutama di momen-momen penting sebelum turnamen The International : 9. Bagaimana pendapat kalian tentang Alliance ? yuk share komentar kalian tentang Alliance di TI 9 kali ini gengs. Terutama, bakal ada EL Classico loh. Navi vs Alliance yang bisa kita nanti-nanti, walaupun sayangnya Navi tidak akan sama tanpa Dendi pun demikian Alliance tanpa Loda.Inilah Dota 2 Summit 10 Champion : Alliance


Jangan lupa kunjungi kami di :

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

Website : www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook: @aegis.id