Komunitas Esports khususnya di Asia Tenggara patut berbangga akan kehadiran SEA Games 2019 yang memperebutkan medali. Sebelumnya, Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mempertandingkan esports meski hanya sekedar cabor eksibisi.

Indonesia yang menjadi salah satu negara yang bertarung di SEA Games 2019 tentu mengirimkan pemain terbaiknya untuk cabor esports. Setelah melakukan proses seleksi, akhirnya resmi sudah perwakilan Indonesia untuk SEA Games 2019.

Sumber: IESPA

Berikut para pemain yang akan mewakili Indonesia di SEA Games 2019:

Hearthstone

Head Coach/Manager:

  • Reza Servia

Pelatih:

  • Novan “Nexok40” Kristianto

Pemain:

  • Hendry “Jothree” Koentarto
  • Rama “DouAhou” Ariangga

Mobile Legends

Pelatih:

  • Jeremy “Tibold” Yulianto

Pemain

  • Gustian “Rekt
  • Adrian “Drian” Larsen
  • Maxhill “AntiMage” Leonardo
  • Teguh “Psychoo” Imam
  • Yurino “Donkey” Putra
  • M “Wannn” Ridwan
  • Eko “Oura” Julianto
Sumber: ESL Indonesia

Arena of Valor

Manager

  • Wijaya Nugroho

Pelatih

  • Priyagung “Ruichen” Satriono

Pemain

  • Satria “Wiraww” Adi Wiratama
  • Hartawan “Wyvorz” Muliadi
  • Hartanto “Pokka
  • Farhan “Hanss” Akbari
  • Gilang “Llaf” Dwi Falah
  • Wibisono “Carraway” Teja

Tekken 7

Manager

  • Bramanto Arman

Atlet

  • M “Meat” Ardiansyah
  • Anthony “TJ
Sumber: IESPA

Dota 2

Manager

  • Yuri Kurniawan

Pemain

  • Darcy “Godot” Milho Jose

Pelatih

  • Hidayat “Lawlesshy” Narwawan
  • Kevin “Visery” Manuel Johan
  • Fahmi “Huppey” Choirul
  • Felix “Ifr1t” Rodeardo
  • Muhammad “Azur4” Luthfi
  • Tri “Jhocam” Kuncoro

Starcraft II

Manager

  • Eliandy Andojoputro

Pelatih

  • Nyoman “Jaquelton” Arie Pranasakti

Pemain

  • Emmanuel “Quantel” Enrique
  • Dani “Deruziel” Bondan

Bagaimana potensi dan peluang timnas Indonesia untuk SEA Games 2019? Menurut penulis, Indonesia berpeluang meraih medali emas di tiga cabor esports yaitu Dota 2, Mobile Legends, dan Hearthstone.

PG.Barracx yang menjadi perwakilan Indonesia untuk Dota 2 sejauh ini sangat berpotensi untuk bisa meraih emas di SEA Games 2019. Mereka berhasil menjadi juara saat SEA Games Razer Bootcamp yang diadakan di Singapura pada 2-3 September 2019. Saat bootcamp, mereka dilatih secara langsung oleh pelatih Evil Geniuses, Kanishka “BuLba” Sosale.

Keseriusan kontingen Dota 2 Indonesia di SEA Games juga dibuktikan dengan vakumnya PG Barracx Dota 2 sampai SEA Games 2019 usai.

Sumber: Website Play ESL Gaming

Namun melalui daftar tim yang akan bertanding di kualifikasi terbuka ESL Hamburg 2019 mereka akan memakai nama Garuda Muda yang sebagian diisi pemain PG Barracx dan Jhocam yang sebelumnya bermain di BOOM Esports. Menarik ditunggu bagaimana sepak terjang Garuda Muda di kualifikasi ini.

Selain itu ada Mobile Legends yang digadang-gadang mendapatkan emas untuk Indonesia. Diisi oleh tiga pemain ONIC Esports yaitu Drian, AntiMage, dan Psychoo, Indonesia sangat diunggulkan meraih emas karena kesuksesan ONIC yang sukses menjadi juara MSC 2019.

Sumber: ONIC Esports Fanpage

Namun patut diingat, ONIC juga bermain bersama 4 pemain EVOS di roster Mobile Legends yang membuat proses adaptasi diperlukan agar bisa menjadi satu tim.

Hearthstone juga menjadi andalan Indonesia dalam meraih emas. Mereka diwakili oleh Jothree yang merupakan peraih medali perak saat eksibisi Hearthstone di Asian Games 2019. Ia ditemani oleh Rama “DouAhou” Ariangga yang merupakan perwakilan Indonesia untuk cabang Hearthstone saat WESG 2018.

Nah, bagaimana menurut kalian akan timnas Indonesia yang akan bertanding di SEA Games 2019 nanti? Yuk berikan dukungan kalian kepada timnas Indonesia cabor esports di SEA Games 2019.

Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

www.ae-gis.id

Instagram : aegis.ggFacebook: @aegis.id