Qualifier Regional SEA telah berakhir, banyak tim yang dianggap bakal lolos ke main event, salah satunya adalah tim Jinesbrus. Mereka merupakan tim yang baru dibentuk dan memang bertujuan untuk menaklukkan SEA Qualifier. Berisikan pemain veteran DOTA 2 dari Korea yang dulu bermain untuk MVP Phoenix yaitu March, Forev, dan Febby yang juga pernah menjadi anggota dari Mineski, tim saingan mereka di SEA Qualifier. Kemudian ada Gunnar salah satu rising star asal regional Amerika Utara dan yang terakhir seorang pubstar muda terkenal dari negara seribu pagoda Thailand yaitu 23savage.

D:\Aegis\190705124709MVP March roar 650x350.jpg_featured
March's Roar pada The International 2015. Dok: Valve


Mereka berlima berjuang melalui Open Qualifier dan berhasil lolos diputaran pertama. Selanjutnya pada Regional Qualifier, mereka berhasil menampilkan permainan yang solid dibabak Group Stage hingga berhasil menempati posisi pertama menuju babak playoff. hasil inilah yang membuat mereka menjadi tim unggulan karena para fans yang ingin Korean Doto beraksi lagi. Disamping itu, fans juga ingin melihat pembuktian Gunnar setelah dikick oleh EternalEnvy saat drama MDL Disneyland Paris Major dan terakhir ada pubstar muda berbakat, 23savage

Hasil babak penyisihan Dok: Liquidpedia.com‌‌

Dalam format Best-of-One Group Stage, Team Jinesbrus begitu superior setelah mengalahkan semua pesaing beratnya termasuk Mineski dan BOOM.ID, hanya mengalami satu kekalahan dari tim peringkat 2 yaitu Amplfy yang diisi Filipino Doto. Namun, pada babak First Round Playoff Stage, Jinesbrus yang lebih diunggulkan ternyata kalah dari Mineski, tim besar yang cukup terseok-seok di Group Stage dengan skor 2-0 membuat Jinesbrus harus turun ke Lower Bracket.

Hasil Qualifier TI 9 di SEA. Dok:Liquipedia.com

Selanjutnya Jinesbrus harus melewati pertandingan Do or Die di Lower bracket melawan tim Filipina, Amplfy yang dipimpin oleh pemain veteran Ryoyr dan Jeyo. Tidak ingin mengulangi kesalahan mereka saat melawan Mineski, Gunnar dengan signature heronya, Ember Spirit, memimpin untuk mengalahkan Ampfly dengan skor 2-0. Lower Bracket Final, mereka bertemu lagi-lagi tim Filipina lain, yaitu Team Adroit yaitu Execration Stack, Boombacs dan Bok. Kali ini giliran permainan impresif Morphling milik 23savage, yang membantu untuk mengalahkan Adroit dengan skor 2-1. Di game 3, kita melihat combo Aghanim Morphling dengan Earthshaker yang istilahnya, terlalu imba dengan lompatan dunk Enchant Totem.

Pengenalan Nikobaby pada akhir Juni 2019. Source: Mineski

Team Jinesbrus harus sekali lagi berhadapan dengan musuh yang mengalahkannya di First Round Playoff, Team Mineski yang dipimpin oleh Nikobaby pemain asal Hungaria yang sempat bermain untuk Clutch Gamers dan WG.Unity. Format Best-of-Five di Final TI Qualifier SEA Regional akan menjadi pembuktian apakah tim yang baru terbentuk Jinesbrus ataukah Team Mineski sebagai tim veteran di SEA yang pantas untuk mewakili SEA.

Di game pertama, Gunnar memainkan hero andalannya yaitu Ember Spirit dan mampu menyapu bersih pemain Mineski dengan mudah, Jinesbrus 1-0. Saat game kedua, Mineski membalas dengan permainan Ember Spirit yang kali ini dimainkan oleh Nikobaby, Jinesbrus mencoba untuk melakukan counter dengan menggunakan Puck dan Grimstroke, namun apa daya mereka tidak bisa menahan kekuatan ember yang sedang meta, Mineski 1-1.

Game ketiga, Jinesbrus melakukan draft combo yaitu Siren, Pugna dan Enigma berharap mereka bisa melakukan burst damage ke Timbersaw milik kpii. Permainan 4-1 yang dipimpin oleh Gunnar Pugna disajikan Jinesbrus, memberikan space farm dan zero death untuk Moon dan membuatnya memiliki cukup farm sehingga mampu memimpin timnya dengan baik, Jinesbrus 2-1

Game keempat, game penentuan apakah tim Jinesbrus akan lolos ke Main Event atau tidak. Alur pertandingan sempat dipegang dan didominasi oleh Jinesbrus namun hingga tower Tier 3 mereka membuat kesalahan fatal karena overconfidence untuk melakukan kill dari hero Mineski hingga dive Tower Tier 4 dan tidak melakukan objektif yaitu menghancurkan barak. Mineski dapat merebut momentum tersebut dan alhasil Mineski yang kali ini memimpin networth dan dapat menguasai pertandingan hingga game berakhir, Mineski 2-2

Gunnar menggunakan kekuatan terbaiknya, Ember Spirit, demi mengalahkan Mineski

Jinesbrus ingin segera mengakhiri pertandingan super panjang ini, lagi-lagi dengan Ember Spirit Gunnar yang bahkan mereka First Pick, tapi sepertinya Mineski tidak ingin kecolongan sekali lagi dan melakukan counter pick Death Prophet yang nantinya akan dimainkan oleh Nana. Pada pertandingan ini Nana bermain fantastis dan lebih mengerikan dari Gunnar karena Mineski mempunyai dua hero counter lainnya untuk Ember Spirit yaitu Nyx dan Shadow Shaman, Mineski benar-benar tidak ingin membiarkan Gunnar sama sekali dan kedua hero ini dapat mengunci pergerakan dari Ember. Game berjalan sengit hingga Jinesbrus memaksa untuk melakukan Roshan tanpa mempunyai buyback. Dengan persiapan matang, Mineski dapat menumbangkan satu persatu hero dari tim Jinesbrus. Mineski pun akhirnya ingin menyelesaikan pertandingan dengan menuju ke Throne tim lawan, tim Jinebrus menyisakan satu orang 23savage yang menggunakan Gyrocopter. Berusaha mempertahankan Throne sendirian, akhirnya mimpi untuk melaju ke The International terbuang sudah, Jinebrus kalah dengan skor 2-3 dari Mineski.

Hasil pertandingan ini bisa dibilang sama seperti TI Qualifier SEA Regional tahun lalu, pertandingan antara TNC Predator dan TNC Tiger dimana tim Jinesbrus memiliki nasib yang sama dengan TNC Tigers yaitu merupakan tim underdog dan baru terbentuk yang awalnya berhasil mendominasi pertandingan. Namun pada akhirnya sama-sama dikalahkan dengan skor 3-2 di Grand Final TI Qualifier. Jadi menurut kalian bagaimana? Apakah memang benar tim yang baru dibentuk masih kurang pengalaman untuk melawan tim raksasa yang sudah lama bermain bersama dan lebih mempunyai vibe dalam bermain?


Nah, buat kalian yang ingin ikut berkontribusi di dunia esports Indonesia yuk gabung sebagai Coach atau Content Creator di AEGIS? Gak kalah seru juga kalau kamu Ingin lebih jago di game favoritmu? Yuk gabung dengan AEGIS, First Indonesia Educational Esports Platform!

Jangan lupa kunjungi kami di :

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

Website : www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook: @aegis.id