Berita besar seperti petir yang menyambar di siang hari saat Roman "RAMZES666" Kushnarev memutuskan keluar dari Virtus Pro, tim yang membesarkan namanya dan bisa dibilang menampungnya saat dia masih berumur 17 tahun. Performanya yang menjanjikan mampu membuatnya bertahan di Virtus Pro hingga 3 tahun lamanya, seolah nafas Virtus Pro juga nafasnya. Banyak sekali pemain keluar masuk demi menyocokkan gameplay dengan RAMZES.

Petualangan RAMZES diluar CIS yang sudah menemani masa mudanya selama 5 tahun akan dimulai di Season 2019-2020 dari Evil Geniuses, dimana dia tidak hanya berganti region namun juga berganti role yaitu menjadi Offlaner yang menggantikan sang Tea Eye Winner yaitu S4 yang tahun ini berumur 27 tahun, mengganti Veteran dengan Rising Star merupakan langkah besar juga untuk Evil Geniuses.

Bulba merupakan orang dibalik kepindahan RAMZES ke Evil Geniuses, karena dialah yang mengajaknya tepat setelah The International 9 selesai dan seberapa besar kemungkinannya untuk pindah ke EG. RAMZES sendiri mengatakan bahwa dia punya hubungan yang cukup bagus dengan beberapa pemain dari EG seperti Arteezy dan juga sang kapten sendiri, Fly.

Bulba, Coach dari Evil Geniuses

RAMZES sendiri juga membutuhkan adaptasi mengenai kepindahan besar ini dan Artour "Arteezy" Babaev yang menjadi translator dan mentornya selama berada di Evil Geniuses, mulai dari Daily Life hingga something serious seperti pembahasan strategi dengan tim barunya. Mengambil les bahasa inggris juga merupakan hal pertama yang dilakukannya semenjak kepindahannya ke EG. Dalam beberapa scrim atau pertandingan latihan, Ramzes mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja bersama tim barunya dan berjalan seperti yang seharusnya.

Best Mentor Ever, Artour.
"Aku tidak mempunya penyesalan, kita (dengan anggota Virtus Pro) masih berkomunikasi satu sama lain dan Tahun Baru nanti, mereka berharap agar aku dan timku untuk kesana kemudian bersantai" - RAMZES666, ketika ditanya tentang perasaannya meninggalkan Virtus Pro

Walaupun terlihat sempurna dengan tidak adanya konflik dengan tim lamanya, Virtus Pro dan juga lingkungan yang sangat terbuka dan juga friendly di Evil Geniuses, namun RAMZES sangat tidak nyaman jika ditanya tentang bagaimana bermain MMR di North America, karena memang NA merupakan salah satu region ter-Toxic jika dilihat dari bagaimana cara mereka bermain dan merespon sesuatu. Well semoga hal tersebut tidak mempengaruhi permainan RAMZES selama bermain di Evil Geniuses!

EG sendiri akan bermain dengan roster barunya untuk pertama kali di MDL Chengdu Major yang akan diselenggarakan pada 16 hingga 24 November nantinya untuk memperebutkan prizepool 1 juta Dolar! Mereka juga sudah melakukan Bootcamp yang tentunya akan menilai performa Abed dan RAMZES sendiri di Major pertama pada Season 2019/2020 ini.

Source: Twitter Mars Media

Goodluck RAMZES666  for your next season and your new adventure!


Pengen ikut berkontribusi di Esports Indonesia ? Yuk gabung bersama kita sebagai Coach atau Content Creator di Akademi Esports Indonesia! Yuk bergabung dengan AEGIS, Your First Indonesia Educational Esports Platform!


Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

Website : www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook : @aegis.id

JOIN OUR DISCORD CHANNEL! https://discord.gg/hxvZxvG