SumaiL wih Quincy Crew

Setelah Wonderkid of the Dota 2, Syed "SumaiL" Hassan mengumumkan bahwa dia keluar dari Evil Geniuses pada 16 September lalu untuk pindah ke Quincy Crew dan membentuk tim baru dengan saudaranya yaitu YawaR bersama mantan ForwarD Gaming lain seperti MSS, SVG dan CCnC bernama Quincy Crew. Namun kebersamaan mereka hanya seumur jagung, yaitu setelah SumaiL memutuskan keluar pada 11 Oktober kemarin setelah gagal untuk lolos ke MDL Chengdu Major dan hanya bisa lolos ke Dota Summit 11 Minor.

Sempat melakukan debut kembali untuk menggantikan CCnC yang terkena masalah kesehatan di ESL One Hamburg 2019 sebagai Midlaner, ternyata tidak berjalan mulus karena mereka hanya mampu menempati peringkat 9th-10th dari 12 tim yang berpartisipasi. Well ini merupakan turnamen pertamanya sejak The International 9 jadi masih not bad. Sayangnya SumaiL tidak sempat membantu Quincy Crew yang diakuisisi oleh CHAOS Esports untuk bermain di Minor dan digantikan oleh SabeRLighT-, pemain offlaner pinjaman dari Singularity.

Semua tim tier satu tidak terkecuali Evil Geniuses sudah mengumumkan Roster mereka untuk beberapa Major ke depan, dan ada kemungkinan akan berjalan hingga The International 2020 mendatang. Otomatis tidak ada tempat untuk SumaiL sendiri bermain di Top-Tier Team Dota 2 yang membuatnya harus turun kasta memilih tim Tier 2 atau membentuk timnya sendiri. Well, masih ada beberapa Top Player seperti RodjEr dan S4 yang belum memiliki tim sendiri untuk mengikuti Major-Minor selanjutnya. Tidak menutup kemungkinan SumaiL bermain bersama mereka atau bahkan menggantikan salah satu pemain dari Tier One atau Tier Two, memaksanya untuk sekarang ini, melihat dari bangku cadangan.

Twitch Channel: sumayyl

Pernyataan diatas melalui Twitch Channelnya sendiri, meyakinkan kita semua bahwa SumaiL tidak akan bermain untuk tim manapun setidaknya tidak sebelum DreamLeague Leipzig Major atau WePlay! Bukovel Minor yang berarti tidak hingga akhir tahun nanti. Kualifikasi dari DPC Major-Minor sendiri akan dimulai pada 9 Februari 2020. Apakah memang ini yang dibutuhkan oleh pemain yang dijuluki dengan "THE KING" ini ? Atau bisa jadi merupakan sebuah break demi memulihkan kemampuannya atau sekedar menarik nafas sejenak dari Pro Scene.

SumaiL sendiri masuk ke dunia Dota 2 pada 2015 dan langsung menjadi Superstar dengan menjuarai Dota 2 Asia Championship sebagai juara termuda, diikuti dengan mengangkat trofi Aegis of the Immortal beberapa bulan setelahnya di usianya yang masih 16 tahun tersebut.

Goodluck untuk apapun keputusanmu ke depannya, our King, SumaiL!


Pengen ikut berkontribusi di Esports Indonesia ? Yuk gabung bersama kita sebagai Coach atau Content Creator di Akademi Esports Indonesia! Yuk bergabung dengan AEGIS, Your First Indonesia Educational Esports Platform!


Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

Website : www.ae-gis.id

Instagram : aegis.gg

Facebook : @aegis.id

JOIN OUR DISCORD CHANNEL! https://discord.gg/hxvZxvG