Beberapa waktu lalu, tim AEGIS menyempatkan diri untuk berkunjung ke Cyber Athlete Championship yang diadakan di WTC Surabaya pada 15 September 2019.

Selain mengadakan turnamen PUBG Mobile dan CS:GO, mereka juga mengundang pemain CS:GO ternama di Indonesia yaitu Kevin "xccurate" Susanto sebagai bintang tamu di turnamen tersebut.

Xccurate mulai dikenal ketika ia bermain di Recca Esports. Kepindahannya ke TyLoo, tim CS:GO asal Tiongkok semakin membuat namanya dikenal berkat berbagai prestasi yang berhasil didapatkan.

Saat ini, ia menjadi standin di BTRG (Big Time Regal Gaming). Menariknya, roster BTRG dihuni oleh 2 pemain Indonesia lain selain xccurate yaitu Kevin "Eeyore" Gunawan dan Adrian "adrnk1ng" Setiawan.

Bagaimana pendapatnya akan kehadiran Cyber Athlete Championship?

"Jujur belakangan ini hype banget sama komunitas CS:GO di Surabaya karena ramainya komunitas disana. Bahkan tim yang ikut mencapai 17 yang membuktikan antusiasme komunitas CS:GO di Surabaya. Berbeda dengan di Jakarta yang sudah berkurang turnamen komunitas CS:GO, jadi gua sangat mengapresiasi hadirnya turnamen ini di Surabaya."

Kapan memulai karir profesional di CS:GO dan kenapa memilih CS:GO?

"Sejak kecil memang suka game FPS jadi lebih menarik aja buat gua untuk memainkan. Untuk karir pro mulainya sejak kelas 2 SMA"

Apa perbedaannya ketika bermain di tim luar negeri dan tim lokal?

"Kalau di tim luar tentu saja pemainnya lebih berpengalaman dan dikenal di region Asia. Selain itu juga dari segi disiplin dan latihan juga berbeda jauh dibandingkan saat bermain di tim Indonesia.
Untuk segi turnamen sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh karena lebih banyak turnamen online. Berbeda kalau bermain di tim Eropa yang lebih banyak turnamen offline."

Mengapa pemain Indonesia kurang berani untuk berani untuk bermain di tim luar negeri? Apakah karena perbedaan skill atau ada faktor lain?

"Menurut gua sih karena pertama kurang percaya diri dari pemain. Dari segi talent atau aim yang sebenarnya sama dibanding pemain di tim luar. Selain itu dari jam terbang, mentalitas juga mempengaruhi.
Pemain Indonesia juga kurang maksimal terutama saat bermain di turnamen internasional yang kalah saat melawan tim dari Thailand atau Singapura. Hal inilah yang membuat tim luar kurang tertarik dari pemain Indonesia.

Apa pesan kepada pemain yang baru terjun di dunia esports?

"Tentunya latihan keras dan dedikasi yang tinggi untuk mau terjun di dunia esports. Jangan takut untuk ambil kesempatan, rata-rata orang sekarang mikirnya pro player masa depannya begini-begini aja jadi sudah tidak yakin duluan.
Yang penting tetap yakin sama apa yang kita lakuin, fokus terus, sama banyak-banyakin untuk dapat ilmu, pasti ada waktunya bakal naik

Kunjungi

AEGIS (Akademi Esports Indonesia)

www.ae-gis.id

Instagram : aegis.ggFacebook: @aegis.id